Prestasi Belajar Akhlak dalam keluarga

  Prestasi Belajar Akhlak

            Pengertian prestasi belajar
Prestasi belajar adalah tingkat keberhasilan belajar. Pada prinsibnya pengungkapan hasil belajar ideal meliputi segenap ranah psikologis yang berubah sebagai akibat pengalaman dan proses belajar siswa. Namun demikian, pengungkapan perubahan tingkah laku seluruh ranah itu, khususnya ranah rasa murid, sangat sulit.Hal ini disebabkan perubahan hasil belajar itu ada yang bersifat intangible (tak dapat diraba). 

Oleh karena itu, yang dapat dilakukan guru dalam hal ini adalah hanya mengambil cuplikan perubahan tingkah laku yang di anggap penting dan diharapkan dapat mencerminkan perubahan yang terjadi sebagai hasil belajar siswa, baik yang berdimensi cipta dan rasa maupun yang berdimensi karsa.

Kunci pokok untuk memperoleh ukuran dan data hasil belajar siswa sebagaimana yang terurai di atas adalah mengetahui garis-garis besar indikator (penunjuk adanya prestasi tertentu) dikaitkan dengan jenis prestasi yang hendak diungkapkan atau diukur.

Belajar adalah perubahan perilaku yang relatif permanen sebagai hasil pengalaman (bukan hasil perkembangan, pengaruh obat, atau kecelakaan) dan bisah melaksanakanya pada pengetahuan lain serta mampu mengomunikasikannya kepada orang lain.(Made Pidarta, 2000:197).Sementara itu, menurut pendapat tradisional, belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan, di sini yang dipentingkan  adalah pendidikan intelektual.Lain lagi dengan pendapat para ahli pendidikan modern yang merumuskan perbuatan belajar sebagai berikut:

Belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang  yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan.(Abdul. Rahman Shaleh dan Muhbib Abdul. Wahab, 2004:209)

Jadi dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan atau pengertian yang memberikan makna lebih jelas tentang belajar, dan pada penekanannya terdapat perubahan tingkah laku seseorang, seperti: Menunjukkan sikap menerima dan menolak, kesadaran berpartisipasi dan memanfaatkanya dan menganggap indah dan harmonis (afektif). Keterampilan seseorang dalam menerapkan pola bergaul di tengah-tengah masyarakat, seperti: 

Kecakapan mengkordinasikan gerak mata, kaki dan anggota tubuh lainnya, kefasihan mengucapkan dan kecakapan membuat mimik dan gerakan jasmani (psikomotor), dan pengembangan pola pikir atau inteligensi, seperti: Dapat menunjukkan, membandingkan dan menggabungkan, dapat menyebutkan, menunjukkan kembali, dan dapat menjelaskan, memberikan contoh dan dapat menggunakan secara tepat (kognitif)


Jadi dari uraian diatas, dapat diambil pengertian bahwa prestasi dan belajar itu apabila dipadukan menjadi satu pengertian, sebagai unsur yang membentuk perubahan sikap seseorang, yaitu: Suatu hasil yang telah dicapai yang ditandai dengan suatu perubahan sikap dan  tingkah laku pada diri seseorang baik dalam bentuk tingkah laku afektif, kognitif, dan psikomotorik.

0 Response to " Prestasi Belajar Akhlak dalam keluarga"

Post a Comment