Keluarga yang berakhlak

Akhlak memang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia yang pada khakekatnya mempunyai potensi esensial sebagai moral being. Dalam agama islam bidang moral ini justru menempati posisi yang paling penting, setelah orang beriman pada tuhan. Hal ini nampak jelas pada firman Allah surat  An-Nisa ayat 124. Yang berbunyi:
 ومن يعمل من الصالحات من ذكر أو أنثى وهو مؤمن فأولئك يدخلون الجنة
 (ا لنساء : 124)
“Barang siapa yang mengerjakan amal sholeh baik laki-laki atau perempuan, sedangkan ia orang beriman ,maka mereka masuk dalam surga. “(Departemen Agama RI, 1989:142)) 

Sebagaimana pentingya masalah moral dalam kehidupan bermasyarakat, maka Allah mengutus para Nabi dan menjadikan para nabi tersebut sebagai suri tauladan yang baik bagi umat manusia. Sebagaimana firman Allah  dalam surat Al-Ahkzab ayat 21 yang berbunyi:
 لقد كان لكم فى رسول الله أسوة حسنة لمن كان يرجوا الله واليوم الآخر وذكر الله كثيرا (ا لاحزاب : 21)
“ Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rosulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah “(Departemen Agama RI, 1989:670) 

Nabi Muhammad  SAW  sendiri dengan tegas memproklamirkan dirinya sebagai penyempurna Akhlak yang mulia bagi umatnya. Demikian ajaran islam sangat mengutamakan terbinanya akhlak yang baik pada manusia, setiap orang islam wajib membentuk pribadinya dengan hiasan akhlakul karimah.

Peranan orang tua yang pertama dan utama yang harus dilakukan adalah pembentukan keyakinan kepada Allah yang di harapkan dapat melandasi sikap tingkah laku dan kepribadian anak. Saejalan dengan usaha membentuk dasar keyakinan/keimanan maka diperlukan juga usaha membentuk akhlak yang baik. Akhlak yang baik adalah modal bagi setiap orang dalam menghadapi pergaulan antar sesamanya.

 Peran orang tua dalam berbagai pengembangan materi pelajaran diharapkan mampu juga membentuk akhlak anak didik dengan baik sehingga lembaga ini mampu membina pondasi moral keagamaan dan moral bangsa disamping semangat keilmuanya.



0 Response to "Keluarga yang berakhlak"

Post a Comment