Permainan anak tidak menjenuhkan

Kita mengenal pada semua aspek pendidikan bahwa permainan sekarang dapat diterapkan pada semua tingkat pendidikan mulai dari dasar sampai dengan perguruan tinggi,

atau yang kita kenal dengan istilah "ice breaking"

bedanya kalau permainan yang ada pada dunia pendidikan tingkat kanak-kanak maupun dasar lebih banyak mengarah pada permainan dan memang itu dunianya, karakter anak kecil adalah permainan

Maka, pemaksaan dalam belajar jika tidak dengan permainan mereka akan takut, bosan dan mudah untuk putus asa karena menjenuhkan, tetapi kalau pembelajaran itu dikemas dalam sebuah permainan mereka seakan-akan menyatu dengan permainan itu secara tidak sadar mereka telah belajar dengan bahan ajar yang dikemas dalam permainan.

Disini yang membedakan dengan sekolah menengah hingga perguruan tinggi, permainan dapat diterapkan ketika akan mengawali pembelajaran, di tengah pembelajaran dan akhir pembelajaran.

Tujuan ini adalah tidak lain adalah  untuk menyiapkan, peserta didik apakah mereka sudah siap apa belum dalam pembelajaran yang akan disampaikan,

Ice breaking Atau sekedar refresing tidak harus terus menerus dilakukan jika memang dari awal peserta didik sudah siap, tetapi pada prakteknya ice breaking dilakukan terus menerus pada jam tertentu

karena setiap waktu peserta didik menjadi bosan dengan berlangsungnya pembelajaran, penyegaran melalui permainan adalah sebagai penyegaran kembali dari pada titik jenuh suatu pembejaran.

Maka bisa di ungkapkan,  berbagai permainan anak tidak akan menjenuhka, karena permainan tidak membutuhkan pemikiran, permainan hanya membutuhkan semangat dari pesertanya.  

Kita kembali lagi kepada hidup kita ini yang penuh dengan sebuah permainan.
Tapi permainan yang mana yang membuat kita menjadi ilmuan, pemikir dan intelektual yang tinggi,
tak lain adalah  permainan yang ada dalam dunia pendidikan, permainan  bukan sekedar permainan,

tapi permainan yang bisa mencerdaskan dan bukan dari permainan itu sendiri yang mencerdaskan, tetapi permainan itulah yang menyokong semangat belajar dalam dunia pendidikan.               

0 Response to "Permainan anak tidak menjenuhkan"

Post a Comment